Perbedaan Hard Cover dan Soft Cover: Ketahui Sebelum Memilih

Walaupun sudah familiar, namun kadang ada orang yang tidak mengetahui perbedaan hardcover dan soft cover pada buku. Penjilidan memang merupakan metode yang tepat untuk menjaga keawetan buku. Ditambahkan cover untuk melindungi bagian dalam buku.

Berikut akan dibahas mengenai perbedaan antara hardcover dan soft cover pada penjilidan buku. Dengan mengetahui perbedaannya, para pengguna bisa lebih bijak menentukan jenis cover mana yang dibutuhkan pada buku yang dijilid:

1. Aspek Pengertian

Perbedaan pertama dari hard cover dan soft cover bisa dilihat dari aspek pengertiannya. Sesuai dengan namanya, hardcover merupakan cover buku yang terbuat dari bahan yang terbilang keras. Misalnya saja, paperboard atau minimal kertas karton.

Sedangkan, soft cover menggunakan bahan yang lebih ringan dan tidak terlalu tebal. Misalnya saja kertas, linen, dan berbagai jenis kertas lain yang relatif fleksibel dan tidak kaku.

2. Aspek Ketahanan Cover

Jika dilihat dari aspek ketahanannya, perlu diakui hardcover lebih baik dibandingkan dengan soft cover. Hal ini karena hard cover lebih tebal dan tidak mudah terlipat apalagi sampai sobek.

Berbanding terbalik dengan soft cover yang lebih mudah sobek dan terlipat. Jadi, memerlukan perawatan ekstra pada cover maupun pada buku. Sedangkan, hard cover tidak perlu perawatan khusus karena lebih awet.

3. Aspek Proses Pengerjaan

Perbedaan hard cover dan soft cover selanjutnya bisa dilihat dari aspek proses pengerjaannya. Karena bahan soft cover lebih fleksibel, maka proses pengerjaannya terbilang lebih mudah dan tinggal menempelkan saja.

Hardcover memiliki proses pengerjaan yang terbilang lebih sulit dan kompleks. Karena, cover harus dibuat terlebih dahulu dengan membuat lapisan berbagai bahan. Mulai dari bahan hard cover, desain cover, dan bagian jilidnya.

4. Aspek Ketebalan Buku

Bahan hard cover yang tebal otomatis akan menambah ketebalan dan juga berat buku. Sedangkan, pada soft cover tidak terlalu mempengaruhi ketebalan maupun ukuran buku. Walaupun, buku memiliki jumlah halaman yang sama.

Namun, perbedaan pasti langsung terlihat antara buku yang menggunakan sampul hard cover dan soft cover.

5. Aspek Biaya yang Perlu Dikeluarkan

Perbedaan besar antara jenis jilidan buku satu ini pada aspek biaya yang perlu dikeluarkan. Jika ingin menggunakan hard cover, para pengguna perlu mengeluarkan biaya yang lebih besar karena bahan yang diperlukan lebih banyak dan proses lebih sulit.

Berbeda dengan soft cover yang bahannya cenderung lebih sedikit, harga juga lebih murah, dan juga proses pengerjaan yang lebih mudah. Bahkan, biaya jilid hard cover bisa mencapai dua kali lipat biaya jilid soft cover. Itulah perbedaan hard cover dan soft cover buku yang perlu dipahami. Sebelum menentukan jilid buku mana yang tepat. Lebih baik para pengguna memahami terlebih dahulu jenis jilidan yang ingin digunakan.

Scroll to Top